Disini, dibawah langit cerah&di hiasi dgn bintang-bintang yang
berkilau indah. Aku duduk dengan di temani tetesan air mata. Air mata yang
jatuh karna org yang sangat aku sayangi..yaitu kamu. Aku selalu memikir kan mu,
memikirkan Kita yang ‘dulu’, memikirkan mu yang ‘sekarang’ bersama dia. Mungkin didepan
org-org aku selalu tersenyum&tertawa. Tapi sebenarnya disitu hatiku
benar-benar sedang menangis. Aku hanya ingin org-org tak tau kl aku sedang
sedih krna aku tak mau melihat mereka kecewa&bersedih krna aku. Entah apa
yg terjadi dengan ku, aku pun tak tau. Aku tak pernah seperti ini. Aku tak
pernah merasakan rasa sakit&kecewa yang luar biasa ini…krna ‘laki-laki’.
Aku slalu berusaha menjadi
tegar,terlihat kuat dan merasa kl aku sanggup memendam rasa ini sendirian. Hari-hari
ku lewati dengan ‘berpura-pura’ menolehkan sebuah ‘senyuman’ agar tak ada satu
orgpun tau hatiku sedang terluka. Hari
demi hari kurasakan hatiku tidak membaik. Ya…yang ku rasakan adalah ‘semakin
sakit’. Tak ada yang lain.
Aku menyadari semua kesalahan ku, walaupun itu hanyalah caraku
yang ingn mengetahui apakah kamu benar-benar setia&sayang sm aku. Dan
setelah semua terjadi, aku baru menyadari kalau aku salah. Tidak semua org suka
di uji. Aku pun juga tau ternyata sebuat permainan konyol ku itu melukai hati
mu.
Aku berusaha meminta
maaf&member taumu kalau itu hanyalah sebuah bercandaan. Aku berusaha dgn
menelvonmu, dgn nmr ku kau tak angkat dgn yg lain diangkat&kalau kau tau
itu aku lgsg dimatikan. Satu-satunya cara adalah kita bertemu. Aku sudah buat
rencana matang-matang untuk menemuimu tapi ada saja hal yang membuat itu menjadi
sia-sia. Ya, tidak berjalan seperti harapanku.
Dengan nama Tuhan, aku bersumpah
kalau aku benar-benar menyayangimu. Dengan semua ketulusan hati. Aku
merindukanmu. Merindukan hadirmu,merindukan semua kata ‘sayang’ drmu,merindukan
marahmu,meridukan candamu,merindukan suara lembutmu, merindukan tangis mu,
merindukan kepanikanmu bila aku
kenapa-kenapa. Dan merundukan semua tentang mu, tentang apa yg sudah ‘kita’
jalani ‘dulu.
Aku selalu berdo’a kepada tuhan,
agar kau selalu bahagia dalam lindungan-Nya. Berdo’a kepada Tuhan agar kau
memaafkan ku. Dan aku berjanji, kamu yang slalu ada dihati. Aku akan pastikan
itu. Gilang Prawira.
No comments:
Post a Comment